Posted on

Ulasan GoPro Hero 8 Black (Action Kamera)

Pada October 2019, GoPro merelease seri paling baru lagi, yakni GoPro Hero 8 Black. Satu tahun lalu, pada bulan Oktober 2018, Go Pro merelease GoPro Hero 7. Baca terus kebawah untuk lihat apa yang baru di GoPro hero 8 Black, serta apa camera tindakan ini wajar dibeli?

Memang GoPro hampir tetap merelase produk baru mereka tiap tahun (bulan Oktober), terkadang berasa begitu cepat, meskipun terkadang tanpa ada upgrade yang relevan, tetap membuat action kamera seri lama seperti tertinggal jaman.

GoPro Hero adalah salah satunya camera tindakan yang benar-benar pas untuk merekam serta menyimpan peristiwa saat naik sepeda. View dari pandangan pesepeda terekam benar-benar baik, serta membuahkan video yang seakan-akan pemirsa turut merasai kemelutnya. Camera tindakan atau GoPro dapat terpasang di helm sepeda, stang sepeda, tubuh pesepeda, serta tempat lain pada frame sepeda.

Isi dalam box
Ini isi yang didapatkan di box GoPro Hero 8 Black:

GoPro HERO8 Black 4K Waterproof Action Kamera
Curved adhesive mount
Mounting buckle
Thumb screw
Owner’s manual
Rechargeable baterai
USB-C cable

Feature menarik
Buat kamu yang baru lihat GoPro di https://www.in-bloom.co/ , pasti menjumpai banyak sejumlah fitur menarik, yang umumnya feature itu berada di feature Hero awalnya. Kesempatan ini saya akan mengulas sejumlah fitur baru yang menarik pada Hero 8.

Casing serta Mount
Pada Hero 7 serta awalnya, kita harus menggunakankan casing penambahan dengan mount pada camera supaya kita dapat menempatkan camera pada tripod, monopod, atau dudukan yang lain. GoPro Hero 8 telah mempunyai mount penambahan yang disebutkan “fingers”, yang menempel pada bodynya, mount ini dapat dilipat, serta tidak nampak mencolok saat dilipat, serta camera dapat diposisikan duduk dengan mount terlipat. Mountnya terbagi dalam dua kaki, yang saat ditarik kebawah akan sama memiliki bentuk dengan mount yang ada di casing Hero 5/6/7. Meskipun semakin tipis, tapi sebab ada mount penambahan, Hero 8 semakin berat seputar 10 gr dibanding Hero 7.Walau bagaimanapun, tidak semua aksesori mount dari Hero awalnya cocok dengan Hero 8 ini. Misalnya casing karet (silikon), mount pada Hero 8 tidak dapat ditarik jika kita menggunakan casing silikon dari Hero lama. Demikian dengan deep dive housing lama, tidak dapat digunakan pada Hero 8 ini. Aksesori yang mempunyai lubang untuk microphone harus juga diperbarui, sebab letak microphone yang lain.

Memang bentuk baru ini membuat camera semakin sederhana serta tidak gemuk/bulky saat harus dikaitkan pada tongkat atau tripod. Begitupun saat harus mengubah batre atau memori card, tak perlu membuka casing lagi. Tapi harus juga semakin siaga pada Hero 8 ini, Hero 7 lama semakin tahan banting sebab mempunyai casing penambahan.

Lensa telah bersatu dengan body, tidak dapat dilepaskan lagi, hingga bentuk camera ini semakin tipis dari mulanya, tapi dengan susunan lensa yang semakin tebal serta lebih kuat. Permasalahannya ialah, jika lensa rusak atu pecah, kelihatannya harus tukar camera baru. Jika Hero 7, lensa dapat dibuka pasang, semakin fleksibel untuk mengubah lensa camera.

Port microphone untuk merekam suaran berada di bawah camera (bukan di bagain bawah body lagi), hingga dapat merekam suara semakin jelas serta jernih. Tempatnya yang ada disamping yang semakin lebar tuturnya dapat kurangi suara angin (kemresek) saat merekam video.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *