Posted on

Bisa Melatih Kecerdasan Otak dengan Menulis Artikel Website?

Kecerdasan memiliki banyak bentuk. Demikian menurut Gardner dalam teori Multiple Intelligences. Makanya ada banyak cara untuk melatih kecerdasan. Salah satunya dengan menulis. Menulis artikel website ternyata dapat meningkatkan kecerdasan otak hingga 4 jenis. Kok bisa, ya? Kecerdasan apa saja yang dilatih?

Alasan Menulis Artikel Website Dapat Melatih Kecerdasan Otak

Pada dasarnya, otak itu sama seperti otot, butuh latihan agar berkembang. Kalau biasanya orang melatih otot dengan olahraga dan fitness, otak beda lagi. Meski prinsipnya sama, memperbesar sel dengan melatih beban.

Otot yang terlatih akan kelihatan membesar ukurannya. Coba saja lihat para binaragawan, kelihatan banget kan bentuknya. Sedangkan otak yang terlatih tidak kelihatan ukurannya. Tapi, sebenarnya di dalam otaknya, semakin panjang dan rumit jaringannya.

Lalu, kenapa menulis artikel website dapat melatih kecerdasan otak? Ada 4 alasan dan 4 jenis kecerdasan yang dapat dilatih dengan cara menulis artikel. Apa saja itu?

1. Mengembangkan Kecerdasan Analisis

Menulis artikel website itu beda, loh, dengan menulis artikel biasa. Artikel website memiliki kemungkinan untuk diakses publik secara luas dan dijadikan rujukan. Orang tidak bisa sembarangan dalam menulis  artikel website.

Tapi ada kok blog-blog yang pemiliknya menulis  suka-suka?

Ya, memang sih. Namanya blog atau catatan pribadi, ya bebas aja pemiliknya mau nulis apa. Tapi, yakin deh. Yang begitu akan kesulitan mendapatkan pembaca. Kalaupun ada, paling hanya 1 diantara 14 juta kemungkinan. Hehee.. (ketahuan fans MCU)

Alasannya ada 2:

  1. Sekarang ini sudah jarang sekali orang suka membaca tentang detil kehidupan orang lain. Kecuali kalau orang itu memang artis terkenal atau publik figur.
  2. Tulisan tanpa optimasi SEO bakal kesulitan buat manjat ke halaman Google.

Nah, supaya artikel website itu  berkelas, punya informasi yang berbobot, tentu  butuh riset.

Yang namanya riset artikel website itu butuh kemampuan analisa, lho. Mulai dari analisa topik, frasa, hingga volume pencarian kata kunci. Jadi tidak asal tulis saja.

Kemampuan analisis ini, menurut Gardner, masuk ke dalam kecerdasan matematis-logis. Sering juga disebut kecerdasan intelektual. Jadi menulis website merupakan salah satu cara meningkatkan kecerdasan intelektual.

2. Mengembangkan Kecerdasan Linguistik

Artikel website itu terdiri atas apa sih? Betul, kalimat-kalimat. Nah, kalimat-kalimat itu terbuat dari apa? Betul lagi, kata-kata. Jadi, menulis artikel website akan membantu melatih kemampuan menyusun kata.

Ternyata, menyusun kata lewat tulisan itu tidak semudah orang bicara. Mungkin karena saking terbiasanya sejak kecil, orang hampir bisa bicara tanpa perlu berpikir. Tapi untuk menulis? Belum tentu.

Menulis butuh aturan tertentu biar tulisan enak dibaca. Juga, biar ide yang mau disampaikan ke orang itu bisa utuh, tidak setengah-setengah. Jadi orang tidak salah paham.

Contoh dalam kalimat, “Menurut kabar burung Paman naik ke pohon.”

Kalau salah meletakkan koma saja, artinya dapat berbeda. Jadinya seperti ini

  1. Menurut kabar burung, Paman naik ke pohon. (Berarti Paman yang naik pohon)
  2. Menurut kabar, burung Paman naik ke pohon. (Berarti burungnya Paman yang naik pohon).

Beda, kan, maknanya?

Dari sini dapat diketahui bahwa menyusun kata-kata merupakan sebuah kecerdasan tersendiri. Menurut Gardner, kemampuan mengolah kata dan bahasa termasuk jenis kecerdasan Linguistik. Dan, semakin sering menulis artikel website akan melatih kecerdasan linguistik tersebut.

3. Melatih Memahami Orang Lain

Ada 2 pertanyaan yang selalu ditanyakan oleh para penulis artikel website. yaitu:

  1. Informasi apa yang akan disisipkan di artikel tersebut?
  2. Adakah orang yang mencari informasi tersebut?

Kedua hal ini akan selalu ditanyakan oleh penulis artikel website yang baik. Yang baik, lho ya. Kalau yang tidak baik mungkin tidak mau repot-repot jawab pertanyaan itu. Hehehe.

Dari 2 pertanyaan tersebut, secara tidak langsung penulis akan belajar memahami orang lain. Bagaimana psikologi, keinginan, dan harapan para pembacanya.

Apalagi jika penulis tersebut mampu menargetkan pembaca yang berbeda. Artikel untuk anak akan berbeda dengan bacaan untuk  orang dewasa. Gaya bahasa untuk kalangan pengusaha, juga berbeda dengan yang disukai ibu rumah tangga.

Kecerdasan dalam memahami orang lain termasuk jenis kecerdasan interpersonal, menurut Gardner. Jadi, menulis website termasuk kebiasaan yang dapat meningkatkan kecerdasan otak.

4. Meningkatkan Kecerdasan Intrapersonal

Dalam proses dan cara membuat artikel yang menarik untuk dibaca, pasti akan ada kendala.

Kendala tersebut bisa terkait teknis. Contohnya rujukan yang sulit dicari, koneksi internet yang lambat, dan semacamnya.

Bisa juga kendalanya berupa  non-teknis. Seperti writer block yang sering dialami banyak penulis. Atau mood yang tak kunjung datang, yang akhirnya bikin kerjaan tidak kelar.

Sejauh mana penulis dapat mengatasi kendala tersebut, akan tergantung dirinya sendiri. Semakin ia memahami dirinya, semakin mudah bertindak sesuai pemahaman. Dan akhirnya, semakin cepat kendala tersebut diatasi.

Memahami diri merupakan satu  kecerdasan tersendiri, kecerdasan intrapersonal namanya. Setelah memahami, tentu harus diikuti dengan kemampuan bertindak berdasarkan pemahamannya itu.

Cara Praktis Memaksa Diri Menulis Artikel Website

Hampir tidak ada orang sempurna yang memiliki semua jenis kecerdasan. Setiap orang mengembangkan kecerdasan yang berbeda, meski tak cuma satu saja. Kabar baiknya, setiap kecerdasan dapat ditingkatkan.

Tentunya cara meningkatkan kecerdasan otak orang dewasa berbeda dengan anak. Salah satu caranya seperti yang sudah dijelaskan di atas, dengan menulis artikel website. Sayang, tidak semua orang bisa memaksa dirinya.

Cara praktis memaksa diri menulis adalah dengan menjadi anggota agensi penulis. Saungwriter misalnya. Dengan demikian, otak akan dilatih terus-menerus setiap hari. Karena menulis artikel website untuk meningkatkan kecerdasan otak adalah latihan yang sangat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *